Text
PEMANFAATAN AIR PERASAN KULIT BUAH DELIMA MERAH (Punica grantum L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA PEWARNAAN PEMERIKSAAN TELUR CACING
"Kulit buah delima merah (Punica granatum L.) mengandung senyawa aktif seperti antosianin, flavonoid, dan tanin yang berperan sebagai antioksidan sekaligus pewarna alami. Antosianin merupakan pigmen yang dapat digunakan sebagai pewarna alami dapat menggantikan pewarna sintesis. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan air perasan kulit buah delima merah sebagai pewarna alami pembanding eosin dalam pemeriksaan mikroskopis telur cacing. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain static group comparison. Air perasan kulit delima merah diuji dalam lima variasi konsentrasi (1:1 hingga 1:5). Pewarnaan dilakukan pada sampel feses positif (+) telur cacing yang diperoleh laboratorium rumah sakit meuraxa dan hasil pewarnaan diamati melalui mikroskop dan dievaluasi menggunakan skala skor berdasarkan tingkat kejelasan visual (1 = tidak kontras, 2 = cukup kontras, 3 = sangat kontras).
Konsentrasi 1:2 menunjukkan hasil pewarnaan paling optimal, menghasilkan kontras yang cukup baik untuk mengidentifikasi struktur telur cacing. Konsentrasi terlalu pekat (1:1) maupun terlalu encer (1:3–1:5) memberikan hasil kurang maksimal. Air perasan kulit buah delima merah menunjukkan potensi sebagai pewarna alami dalam pemeriksaan mikroskopis telur cacing, dengan konsentrasi optimal pada perbandingan 1:2. Meskipun belum menyamai eosin, pewarna ini dapat menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Kata Kunci: Buah delima merah (Punica grantum L.), eosin, pewarna alami, telur cacing"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain