SKRIPSI
HUBUNGAN MOTIVASI LANSIA DALAM PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS OHIS DI DESA LAMDOM KECAMATANmLUENG BATA KOTA BANDA ACEH
HUBUNGAN MOTIVASI LANSIA DALAM PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS OHI-S DI DESA LAMDOM KECAMATAN LUENG BATA KOTA BANDA ACEH
Nanda Novita
PO 7125215061
Mahasiswa prodi D-IV Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Masalah kesehatan gigi dan mulut terbesar yang dihadapi yaitu tentang kebersihan gigi dan mulut, salah satu timbulnya masalah kebersihan gigi dan mulut karena kurangnya motivasi dari individu itu sendiri, baik motivasi dari dalam maupun motivasi dari luar. Berdasarkan hasil pemeriksaan data awal pada lansia desa Lamdom tingkat kebersihan gigi dan mulut sebesar 60% dengan kategori buruk (4,7) dan lansia kurang memiliki kemauan untuk menyikat gigi disebabkan perasaan tidak nyaman dan sulit perawatan gigi dan mulut dikarenakan jarak dan kelemahan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status OHIS di Desa Lamdom Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Dilaksanakan di Desa Lamdom Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh pada tanggal 21-25 Mei 2019, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 orang lansia, umur 46-59 tahun dengan sampel 32 orang menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan motivasi intrinsik terbanyak pada kategori rendah (68,8%), motivasi ekstrinsik terbanyak pada kategori rendah (65,6%) dan Status OHI-S terbanyak pada kategori buruk (25.0%). Berdasarkan hasil analisa bivariat dengan uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara motivasi intrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,001), dan ada hubungan antara motivasi ekstrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,001). Dapat disimpulkan Ada hubungan antara motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik lansia dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan status
OHI-S. Diharapkan kepada tenaga kesehatan setempat agar dapat memberikan penyuluhan atau informasi mengenai pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut lansia serta penyebab dan dampak dari penyakit gigi dan mulut.
Kata Kunci : Motivasi, Kebersihan gigi dan mulut, status OHI-S
Tidak tersedia versi lain