Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN BALITA USIA 12-36 BULAN DI POSYANDU KASIH IBU DI DESA PALOH MAMPREE KECAMATAN NISAM TAHUN 2025
"Latar Belakang: Perkembangan balita usia 12–36 bulan merupakan masa kritis dalam pembentukan kemampuan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak. Kurangnya pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang dapat menghambat perkembangan optimal anak. Data di Posyandu Kasih Ibu Desa Paloh Mampree menunjukkan adanya anak-anak dengan keterlambatan perkembangan, diduga berkaitan dengan kurangnya stimulasi dari ibu.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang dengan perkembangan balita usia 12–36 bulan di Posyandu Kasih Ibu Desa Paloh Mampree Kecamatan Nisam Tahun 2025.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–36 bulan di Posyandu Kasih Ibu, sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Analisis data menggunakan uji Chi-square.
Hasil Penelitian:Mayoritas ibu memiliki pengetahuan baik (69,4%) dan sebagian besar balita memiliki perkembangan normal (75%). Hasil uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dan perkembangan anak (p = 0,028).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang dengan perkembangan balita usia 12–36 bulan. Semakin baik pengetahuan ibu, semakin optimal perkembangan anak.
Saran:Tenaga kesehatan diharapkan lebih aktif memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak melalui penyuluhan dan buku panduan di Posyandu.
Kata Kunci: Pengetahuan Ibu, Stimulasi, Perkembangan Balita, Usia 12–36 Bulan.
"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain