Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kuantitatif Dengan Menggunakan Metode ATC/DDD Pada Resep Pasien Ruang Rawat Intensif Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aceh
Penanda Bagikan

Text

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kuantitatif Dengan Menggunakan Metode ATC/DDD Pada Resep Pasien Ruang Rawat Intensif Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aceh

Zuhratul Ashri / P07139022080 - Nama Orang;

"Ruang intensif sering diidentikkan sebagai tempat berkembangnya bakteri yang
cenderung resisten/akibat penggunaan antibiotik. Hal ini terjadi karena pasien
ruang intensif merupakan pasien yang berada pada kondisi kritis dimana antibiotik
yang digunakan biasanya lebih dari satu jenis dan dalam waktu yang lama
sehingga memudahkan terjadinya potensi resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif menggunakan metode
ATC/DDD diruang rawat intensif. Metode penelitian yang digunakan adalah
observasional deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling
pada resep-resep yang menggunakan antibiotik di Ruang Intensif pada Rumah
Sakit Ibu dan Anak Aceh pada bulan April – Mei 2024. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari 58 resep pasien, antibiotik yang dipakai paling banyak
adalah meropenemsebanyak 18 resep (31%) dan gentamisin memiliki nilai DDD
tertinggi sebesar 68,60 DDD/100 patient days. Meropenem merupakan antibiotik
golongan karbapenem berspektrum luas yang berarti antibiotik ini efektif untuk
membunuh berbagai jenis bakteri, baik gram positif atau gram negatif, aerob
maupun anaerob. Biasanya digunakan untuk infeksi berat. Kesimpulannya,
antibiotik yang paling sering diresepkan di ruang intensif adalah meropenem,
dengan konsumsi tertinggi berdasarkan DDD adalah gentamisin, sehingga perlu
adanya evaluasi berkelanjutan untuk mencegah terjadinya resistensi.
Kata Kunci : Evaluasi, Antibiotik, Kuantitatif, ATC/DDD, Ruang Intensif"


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
No. Panggil
615 ZAH e
Penerbit
Aceh Besar : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Aceh., 2025
Deskripsi Fisik
xiv, 32 hal, 32-43 Ilust, 29x21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615 ZAH e
Tipe Isi
computer program
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
other (computer)
Edisi
-
Subjek
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
Info Detail Spesifik
Karyatulis Ilmiah Mahasiswa Prodi DIII Farmasi
Pernyataan Tanggungjawab
Zuhratul Ashri / P07139022080
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kuantitatif Dengan Menggunakan Metode ATC/DDD Pada Resep Pasien Ruang Rawat Intensif Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aceh
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?