Text
HUBUNGAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN ATAU LAHIR MATI: STUDI CASE CONTROL DI KABUPATEN ACEH UTARA
"Latar Belakang: Perdarahan dan lahir mati merupakan dua penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal di Indonesia. Salah satu faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut adalah hipertensi dalam kehamilan. Namun, masih terbatas bukti kontekstual di daerah dengan akses pelayanan kesehatan yang terbatas seperti Kabupaten Aceh Utara.
Tujuan Penelitian untuk menganalisis hubungan hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian perdarahan atau lahir mati.
Metode Penelitian ini menggunakan desain case control dengan jumlah sampel 158 ibu hamil, terdiri atas 79 kelompok kasus (ibu dengan perdarahan atau lahir mati) dan 79 kelompok kontrol. Data sekunder dikumpulkan melalui telaah rekam medis dan dianalisis menggunakan regresi logistik bivariat dan multivariat untuk mengidentifikasi faktor prediktif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa hipertensi dalam kehamilan secara signifikan meningkatkan risiko kejadian perdarahan atau lahir mati (AOR = 11,02; 95% CI: 1,30–93,00; p = 0,027). Selain itu, paritas (AOR = 2,28; p = 0,024), indeks massa tubuh (IMT) sebelum hamil (AOR = 3,22; p= 0,002), dan kunjungan ANC (AOR = 7,21; p = 0,002) juga merupakan prediktor signifikan dalam model multivariat. Kesimpulan bahwa hipertensi merupakan determinan utama terhadap komplikasi obstetrik serius.
Disarankan peningkatan cakupan dan kualitas layanan ANC, serta pemantauan tekanan darah selama kehamilan, perlu menjadi prioritas dalam upaya pencegahan. Penelitian selanjutnya menggunakan pendekatan prospektif dan mempertimbangkan faktor sosial-budaya yang memengaruhi luaran kehamilan.
Kata Kunci: hipertensi kehamilan, perdarahan, lahir mati, case control, Aceh Utara
"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain