Text
Pengaruh penggunaan kompres hangat dalam pengurangan nyeri persalinan kala 1 fase aktif di rsud cut nyak dhien meulaboh kabupaten aceh barat
"PENGARUH PENGGUNAAN KOMPRES HANGAT DALAM PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD CUT NYAK DHIEN MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT TAHUN 2025
Rica Muriasih¹, Rina Julianti², Nurdahliana²
INTISARI
Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan masalah utama yang sering dialami oleh ibu bersalin, terutama pada kala I fase aktif. Nyeri ini disebabkan oleh dilatasi serviks, kontraksi uterus, dan tekanan pada jaringan sekitarnya. Ketakutan terhadap nyeri tersebut membuat sebagian ibu memilih tindakan bedah sesar. Oleh karena itu, pengelolaan nyeri secara efektif dan aman sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan serta pengalaman persalinan yang positif bagi ibu. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah kompres hangat. Metode ini relatif aman, mudah diterapkan, dan tidak menimbulkan efek samping, sehingga dapat menjadi pilihan alami dalam membantu menurunkan intensitas nyeri selama persalinan aktif.
Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Kabupaten Aceh Barat tahun 2025.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh dari Januari hingga Desember 2024 sebanyak 762 orang. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 88 responden.
Hasil Penelitian: Sebelum intervensi, 83% responden mengalami nyeri berat. Setelah pemberian kompres hangat, terjadi penurunan nyeri secara signifikan dengan rerata skor penurunan sebesar 0,557 (p < 0,001). Sebanyak 55,7% responden mengalami penurunan nyeri, sedangkan 44,3% tidak mengalami perubahan. Distribusi nyeri berubah menjadi berat (44,3%), sedang (38,6%), dan ringan (17%).
Kesimpulan: Kompres hangat terbukti efektif dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif, meskipun efeknya berbeda pada setiap individu.
Saran : perlu dilakukan penerapan Metode kompres hangat sebagai salah satu prosedur standar dalam manajemen nyeri non-farmakologis di ruang bersalin
Kata kunci : kompres hangat, nyeri persalinan, kala 1 aktif. "
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain