Text
Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos cair dengan metode ember susun uji coba pada tanaman sawi
"PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK KOMPOS CAIR DENGAN METODE EMBER SUSUN UJI COBA PADA TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)
Misratul Husna Kartini
Mahasiswa Prodi Sanitasi Lingkungan Program Studi Sarjana Terapan Poltekkes Kemenkes Aceh
Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan, sampah organik juga memiliki kemampuan untuk mengalami pelapukan (dekomposisi) sampah jenis ini mampu terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau. Sampah organik cair dapat digunakan untuk pembuatan pupuk kompos cair yang menjadi alternatif tanaman rumah tangga atau pertanian kecil. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos berkualitas dengan menggunakan metode ember susun dan untuk mengetahui kadar N, P dan K pada pupuk kompos yang dihasilkan. Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan eksperimen sederhana pada kompos dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi terhadap unsur hara N.P dan K pada kompos yang dihasilkan pengamatan dilakukan dengan tiga tahap pengambilan pada minggu pertama, kedua, dan ketiga. Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan anatar setiap minggu: pada (minggu pertama) unsur hara Nitrogen sebesar 2,31%, Phospor 4.13% dan Kalium1,80%. (Minggu kedua) Nitrogen sebesar 3,76%, Phospor 5,82% dan Kalium sebesar 2,21%. Kemudian (diminggu ketiga) Nitrogen sebesar 1,82%, Phospor 5,13% dan Kalium. Hasil pengamatan terhadap pertumbuhan tanaman sawi dilakukan selama 4 minggu untuk mengetahui kualitas kompos cair, tananaman sawi mengalami dengan pemberian kompos cair berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman sawi ditunjukkan oleh peningkatan tinggi, jumlah, dan kualitas daun dari minggu ke minggu dibandingkan dengan kontrol (tanpa pupuk) lebih lambat dan terjadi kerusakan akibat hama. Kesimpulan perbedaan waktu fermentasi menyebabkan perbedaan kandungan N.P dan K dari pupuk organik yang dihasilkan
Kata kunci: Sampah organik, Kompos cair, Ember susun, NPK."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain