Text
PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI MEDIA TANAM ORGANIK (Cocopeat) PENGGANTITANAH (Top Soil) PADA TANAMAN 2025
"Menurut Badan Pusat Statistik (2021) produksi buah kelapa di Aceh mencapai 66,4 ribu ton dan ada sekitar 12 persen sabut kelapa dari jumlah kelapa yang dihasilkan setiap tahunnya. Besarnya potensi sabut kelapa yang tidak sepenuhnya dimanfaatkan dalam produksi sehingga menyebabkan terjadinya permasalahan lingkungan. Tujuan penelitian mengurangi limbah sabut kelapa dengan mengolah sabut kelapa menjadi media tanam organik (Cocopeat) penggganti tanah.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dilaksanakan tanggal 25 Februari hingga 03 April 2025. Subjek penelitian adalah media tanam organik Cocopeat 100%, Cocopeat dan tanah 80:20, Cocopeat dan tanah 50:50 dan tanah 100% sebagai kontrol. Hasil uji daya serap air Cocopeat mampu menyimpan air 300%, hasil uji daya tahan serap air Cocopeat mampu menyimpan air 200% setelah penjemuran 6 jam. Pertumbuhan batang serta jumlah helaian daun tanaman sawi dan bayam lebih baik pada media tanam Cocopeat 100%, pengamatan dilakukan seminggu sekali selama 30 hari.
Kesimpulan hasil uji tanaman sawi dan bayam diketahui pertumbuhan batang dan jumlah helaian daun tanaman lebih baik pada konsentrasi media tanam Cocopeat 100%, ini membuktikan Cocopeat dapat dimanfaatkan sebagai media tanam organik pengganti tanah. "
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain