Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DAN KULIT BATANG SALAM (Syzygium Polyanthum (Wight) Walp) TERHADAP BAKTERI Streptococcus Mutans
"Kulit batang jambu biji (Psidium guajava L.) dan kulit batang salam (Syzygium
polyanthum (Wight)Walp) memiliki senyawa metabolit sekunder yang mampu
menghambat bakteri penyebab karies gigi. Kombinasi dari kedua tanaman ini dapat
memberikan efek sinergis dalam aktivitas antibakteri, karena terdapat senyawa aktif
yang saling melengkapi dalam mekanisme kerja antibakteri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang jambu biji
(Psidium guajava L.), kulit batang salam (Syzygium polyanthum (Wight)Walp),
serta kombinasinya terhadap bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan metode difusi cakram
dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tujuh perlakuan, yaitu
kontrol negatif (aquadest), kontrol positif (kloramfenikol), ekstrak tunggal kulit
batang jambu biji, ekstrak tunggal kulit batang salam, serta tiga kombinasi ekstrak
dengan perbandingan 1:2 (EKBJB : EKBS) , 1:1 (EKBJB : EKBS), dan 2:1(EKBJB
: EKBS), dan masing-masing 3 pengulangan. Hasil uji fitokimia menunjukkan
ekstrak etanol kulit batang jambu biji mengandung senyawa metabolit sekunder
golongan steroid, tanin, saponin, flavonoid dan fenolik sedangkan ekstrak etanol
kulit batang salam mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid,
tanin, terpenoid, saponin, flavonoid dan fenolik. Berdasarkan hasil uji diameter
rata-rata zona hambat pada pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans
menunjukkan bahwa ekstrak tunggal kulit batang jambu biji menghasilkan diameter
zona hambat terbesar yaitu 19,56 mm. Hasil uji ANOVA menunjukkan P
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain