Text
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN KRIM KOMBINASI MINYAK ATSIRI SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DAN MINYAK ATSIRI SERAI WANGI (Cymbopogon Nardus L.)
"Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan serai wangi (Cymbopogon nardus L.)
merupakan dua tanaman yang kaya akan minyak atsiri dengan aktivitas antibakteri
yang telah dibuktikan melalui berbagai penelitian. Minyak atsiri daun sirih
mengandung senyawa aktif seperti sabinene, chavicol, dan trans-caryophyllene
yang efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, sedangkan minyak
atsiri serai wangi kaya akan geraniol dan citronellol yang juga menunjukkan daya
hambat kuat terhadap bakteri yang sama. Meningkatkan kemudahan penggunaan
dan efektivitas minyak atsiri dari kedua tanaman ini, maka dapat diformulasikan
dalam bentuk sediaan topikal seperti krim. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
stabilitas sediaan krim kombinasi minyak atsiri daun sirih dan serai wangi sebagai
antibakteri. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan minyak
atsiri sebagai sampel dengan variasi konsetntrasi 1%, 3%, dan 5%. Uji stabilitas
menggunakan metode freeze thaw yang meliputi uji evaluasi sediaan yaitu uji
organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas,
dan uji tipe krim. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa
kombinasi minyak atsiri sirih hijau (Piper betle L.) dan serai wangi (Cymbopogon
nardus L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan krim tipe minyak dalam air. Hasil
dari uji evaluasi sebelum dan setelah freeze thaw diketahui bahwa seluruh formula
memenuhi persyaratan sediaan krim yang baik menurut SNI 16-4399-1996 dan SNI
16-4954-1998."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain