Text
GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI DINAS KESEHATAN KOTA LHOKSEUMAWE TAHUN 2024
Pengelolaan obat di instalasi farmasi merupakan aspek penting dalam memastikan ketersediaan dan distribusi obat yang efisien, tepat guna, serta sesuai dengan standar regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai proses pengelolaan obat yang meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian serta pencatatan dan pelaporan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan telaah dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat secara umum tergolong sangat baik dengan tingkat kesesuaian prosedur mencapai 94,28 %. Pada aspek perencanaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian serta pencatatan dan pelaporan mencapai tingkat kesesuaian 100 %, menandakan pelaksanaan enam aspek tersebut sudah optimal dan sesuai standar. Namun, masih terdapat permasalahan yang signifikan khususnya pada aspek pengadaan obat dengan tingkat kesesuaian hanya 60 %. Permasalahan ini disebabkan oleh tidak tersedianya SOP pengadaan yang lengkap serta kurangnya dokumen seleksi penyedia, yang berisiko menyebabkan keterlambatan pengadaan dan kekosongan obat di Puskesmas. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya perencanaan yang sistematis, penguatan regulasi pengadaan, serta pemanfaatan teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain