Text
HUBUNGAN KEHILANGAN GIGI DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI GAMPONG KEUTAPANG MESJID KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE
Latar belakang: Kehilangan gigi pada lansia yang berakibat terhadap terganggunya fungsi pengunyahan dapat mengakibatkan berkurangnya asupan nutrisi dan terjadi masalah gizi karena lansia cenderung lebih memilih makanan lunak atau yang mudah untuk dikunyah. Berdasarkan survey awal pada 10 lansia, 7 lansia mengalami kehilangan gigi sebagian, 1 lansia mengalami kehilangan seluruh gigi tetapi menggunakan gigi tiruan, dan 2 lansia yang mengalami kehilangan gigi sebagian tetapi diganti gigi tiruan. Sedangkan status gizi dari 10 lansia didapatkan hasil 6 lansia status gizi kurang dan 4 lansia status gizi baik. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kehilangan gigi dengan status gizi pada lansia di Gampong Keutapang Mesjid Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode: penelitian analitik dengan desain potong-lintang (cross sectional). Analisa data menggunakan uji chi-square. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu lansia berumur 60-74 tahun yang berjumlah 35 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 April-5 Mei 2025. Hasil Penelitian: kehilangan gigi kategori ada paling banyak berada pada status gizi kurang yaitu sebanyak 19 (76%) responden. Kehilangan gigi kategori tidak ada paling banyak berada pada status gizi baik yaitu sebanyak 9 (90%) responden. Kesimpulan: Ada hubungan antara kehilangan gigi dengan status gizi dengan hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai sebesar p=0,000. Saran: Disarankan kepada para lansia di Gampong Keutapang Mesjid Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie untuk tetap memperhatikan asupan makanan dengan mengonsumsi makanan mengandung gizi seimbang sehingga dapat mempertahankan nutrisi dan status gizi agar tetap baik. Selain itu, sebaiknya gigi yang hilang digantikan dengan gigi tiruan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain