Text
Substitusi Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Terhadap Daya Terima Organoleptik Dan Analisis ?-Karoten Dan Serat Pada Bakso Ikan Lemuru (Sardinella lemuru)
"Latar Belakang: Bakso merupakan produk olahan daging unggas ataupun ikan yang
digemari masyarakat. Bakso Ikan lemuru, kaya akan protein dan omega-3 serta bertekstur
lembut. Penambahan tepung labu kuning yang kaya akan ?-karoten, serat diharapkan dapat
menambah kualitas organoleptik bakso ikan lemuru dari segi warna, rasa, aroma, dan
tekstur bakso.
Tujuan: Untuk mengetahui substitusi tepung labu kuning terhadap daya terima
organoleptik dan analisis ?-karoten dan serat pada bakso ikan lemuru.
Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan percobaan RAL
(non faktoial) dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Penelitian ini dilakukan pada
Februari 2025. Uji organoleptik menggunakan uji hedonik dengan parameter warna, rasa,
aroma, dan tekstur dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi yang
dilakukan oleh penelis semi terlatih dari mahasiswa-mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes
Aceh sebanyak 30 orang. Pengolahan dan anlisis data dilakukan dengan menggunakan uji
analisis varians (ANOVA) dan uji lanjut Duncan s multiple test.
Hasil: Hasil uji organoleptik pada bakso ikan lemuru dengan substitusi tepung labu kuning
10 g, 20 g, dan 30 g memiliki nilai rata-rata warna 3.33-3.93, rasa 3.07-3.87, aroma 3.13-
3.93, dan tekstur 3.27-3.87 yang berarti semuanya berkategori agak suka hingga suka. Pada
hasil analisis ?-karoten memiliki nilai rata-rata 67.25-76.46 dan kadar serat 1.36-2.24.
Kesimpulan: Penambahan tepung labu kuning dengan proporsi yang berbeda berpengaruh
nyata terhadap parameter warna, rasa, aroma, dan tekstur bakso (p
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain