Text
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Penggunaan Antibiotik Di Kalangan Mahasiswi Program Studi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
"Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi yang
membahayakan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada
mahasiswi Program Studi D-III Kebidanan Tingkat III Poltekkes Kemenkes Aceh.
Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-
posttest tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 38 responden diberikan penyuluhan
kesehatan dan mengisi kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil
menunjukkan bahwa pada pretest, tingkat pengetahuan responden yang termasuk
kategori baik hanya sebesar 29%, meningkat menjadi 94% pada posttest. Kategori
cukup menurun dari 55% menjadi 6%, dan kategori kurang dari 16% menjadi 0%.
Sementara itu, perilaku penggunaan antibiotik dengan kategori baik meningkat dari
37% menjadi 100%, kategori cukup menurun dari 55% menjadi 0%, dan kategori
kurang dari 8% menjadi 0%. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat
perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest, baik pada pengetahuan
maupun perilaku (p < 0,05). Selain itu, hasil uji korelasi menunjukkan adanya
hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan
antibiotik. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam
meningkatkan pengetahuan dan perilaku mahasiswi terhadap penggunaan
antibiotik, dan terdapat hubungan yang erat antara pengetahuan dengan perilaku
tersebut.
Kata kunci: antibiotik, pengetahuan, perilaku, penyuluhan, mahasiswi kebidananan."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain