Text
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) TERHADAP DAYA TERIMA MINUMAN BOBA ( Tapioca pearl L) DAN UJI PROKSIMAT
"Latar Belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea L) kaya akan protein, mengandung antosianin yang digunakan obat, biasanya diolah menjadi makanan dan minuman, salah satunya minuman boba. Boba terbuat dari tepung tapioka, namun rendah antioksidan sehingga perlu ditambahkan bunga telang.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh daya terima dan uji proksimat boba dengan penambahan ekstrak bunga telang.
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental, 3 kali perlakuan 3 kali pengulangan, uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Kemenkes Aceh menggunakan 30 panelis, sedangkan uji proksimat di Laboratorium Analisis Pangan USK. Analisis data menggunakan Anova dan uji lanjut Duncan.
Hasil: Hasil uji organoleptik penambahan ekstrak bunga telang paling berpengaruh nyata terhadap warna Suka (4,63) aroma Suka (4,16) dan tekstur Suka (4,66), tidak berpengaruh nyata terhadap rasa (3,80). Hasil analisis kadar karbohidrat (52,87), protein (6,93), lemak (5,26), kadar air (16,01) berpengaruh nyata, sedangkan kadar abu (0,80) tidak berpengaruh nyata, hasil rata-rata tertinggi berada pada penambahan ekstrak bunga telang 100 ml.
Kesimpulan: Daya terima organoleptik boba paling disukai dan hasil analisis uji proksimat nilai paling tinggi adalah penambahan 100 ml.
Saran: Adanya perlakuan khusus saat perebusan bunga telang untuk mengurangi bau langu, ataupun menambahkan rempah lain pada saat proses perebusan.
Kata Kunci: Latar Belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea L) kaya akan protein, mengandung antosianin yang digunakan obat, biasanya diolah menjadi makanan dan minuman, salah satunya minuman boba. Boba terbuat dari tepung tapioka, namun rendah antioksidan sehingga perlu ditambahkan bunga telang.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh daya terima dan uji proksimat boba dengan penambahan ekstrak bunga telang.
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental, 3 kali perlakuan 3 kali pengulangan, uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Kemenkes Aceh menggunakan 30 panelis, sedangkan uji proksimat di Laboratorium Analisis Pangan USK. Analisis data menggunakan Anova dan uji lanjut Duncan.
Hasil: Hasil uji organoleptik penambahan ekstrak bunga telang paling berpengaruh nyata terhadap warna Suka (4,63) aroma Suka (4,16) dan tekstur Suka (4,66), tidak berpengaruh nyata terhadap rasa (3,80). Hasil analisis kadar karbohidrat (52,87), protein (6,93), lemak (5,26), kadar air (16,01) berpengaruh nyata, sedangkan kadar abu (0,80) tidak berpengaruh nyata, hasil rata-rata tertinggi berada pada penambahan ekstrak bunga telang 100 ml.
Kesimpulan: Daya terima organoleptik boba paling disukai dan hasil analisis uji proksimat nilai paling tinggi adalah penambahan 100 ml.
Saran: Adanya perlakuan khusus saat perebusan bunga telang untuk mengurangi bau langu, ataupun menambahkan rempah lain pada saat proses perebusan.
Kata Kunci: Boba, Bunga Telang, Organoleptik, Uji Proksimat."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain