Text
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN PADA MASYARAKAT DESA ALUE IE PUTEH KECAMATAN BAKTIYA KABUPATEN ACEH UTARA
"Obat tradisional adalah produk berbahan alami yang telah digunakan turun-temurun dalam pengobatan berdasarkan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola penggunaan, jenis penyakit yang diobati, jenis obat tradisional, tanaman obat yang digunakan, cara mendapatkan, hingga cara pengolahan, serta efek sampingnya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas masyarakat desa Alue le Puteh menggunakan obat tradisional untuk mengobati penyakit ringan (74%) karena dianggap efektif (56,6%) dan harganya lebih murah (32,6%). Jenis penyakit yang diobati dengan obat tradisional 92,4% adalah penyakit ringan. Jenis penyakit paling banyak diobati oleh reponden adalah batuk (17,15%), jenis obat tradisional yang banyak digunakan adalah tanaman racikan sendiri (55,4%). Responden yang memilih menggunakan obat tradisional berkemasan, dengan alasan 39% karena menganggapnya lebih efektif. Tanaman obat racikan yang banyak digunakan yaitu jahe (11,95%). Cara mendapatkan obat tradisional dari tanaman obat 48,9% diperoleh dari kebun sekitar rumah, sedangkan jenis obat berkemasan banyak dibeli di toko obat (46,7%). Sumber informasi tentang obat tradisional 31,5% didapatkan dari nenek moyang. Cara pengolahan obat tradisional yang paling banyak adalah dengan cara direbus (60,9%), bagian yang banyak digunakan adalah daun 38,59% dan sebanyak 3 jenis tumbuhan yang digunakan (46,7%), dan sebanyak 47,8% tidak ada takaran dalam mengolahnya. Sebanyak 84,7% cara penggunaan obat tradisional adalah dengan cara diminum. Lama penggunaan yang paling banyak adalah selama 2-3 hari (33,7%). Sebanyak 41,3% menggunakan takaran dalam mengkonsumsi obat tradisional, dan 100% menganggapnya penting menggunakan takaran, Dalam mengkonsumsi obat tradisional, 22,8% responden pernah mengonsumsi obat tradisional bersamaan obat konvensional, dengan jeda waktu paling banyak yaitu 8 jam (28,5%). Sebagian besar responden tidak mengalami efek samping (90,2%), sementara hanya 9,8% yang mengalami efek samping, diperoleh 4,3% merasakan efek samping yaitu pusing. Jika terjadi efek samping, 42,4% memilih berkonsultasi dengan dokter. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, masyarakat Alue le Puteh sudah mengetahui tentang penggunaan obat tradisional, namun masih belum mengetahui tentang takaran yang tepat dalam cara pengolahannya.
Kata kunci: Obat tradisional, Penggunaan, Jenis tanaman"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain