Text
Uji Aktivitas Antibiofilm Ekstrak Etil Asetat Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Terhadap Staphylococcus aureus
Biofilm menjadi masalah serius dalam bidang kesehatan karena dapat meningkatkan resistensi antibiotik. Salah satu upaya untuk menghambat pembentukan biofilm adalah dengan memanfaatkan senyawa dari bahan alam, seperti daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibiofilm ekstrak etil asetat daun pandan wangi terhadap Staphylococcus aureus. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik, dan steroid. Aktivitas antibiofilm diuji menggunakan metode crystal violet binding assay pada panjang gelombang 595 nm yang dibaca menggunakan instrument ELISA reader. Hasil uji statistik menggunakan ANOVA, ekstrak etil asetat daun pandan wangi memiliki pengaruh yang sangat nyata dalam menghambat biofilm terhadap bakteri Staphylococcus aureus (P = 0.00). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata aktivitas penghambatan biofilm antar konsentrasi dari ekstrak etil asetat daun pandan wangi, di mana ekstrak dengan konsentrasi 4,4% memiliki persentase penghambatan tertinggi yaitu 46,16%, konsentrasi 2,2% sebesar 33,89%, konsentrasi 1,1% sebesar 22,38% dan konsentrasi 0,55% sebesar 10,92%. Kemampuan esktrak etil asetat daun pandan wangi dalam menghambat pemebentukan biofilm meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain