Computer Software
Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera lam) Terhadap Nilai Gizi Dan Organoleptik Nugget Ampas Tahu
"ABSTRAK
Latar Belakang : Nugget ampas tahu adalah nugget yang sama seperti yang dijual di pasaran, tetapi sering ditemukan berbahan dasar ayam atau daging. Sedangkan nugget yang satu ini berbahan dasar ampas tahu dimana ampas tahu juga memiliki zat gizi didalamnya seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera lam) sebanyak 15 g, 10 g, 5 g terhadap kandungan gizi dan sifat organoleptik nugget ampas tahu. Metode : Penelitain ini bersifat eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Uji organoleptik menggunakan panelis konsumen 30 orang yang dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Aceh dan uji kimia di Laboratorium pangan USK Banda Aceh. Data dianalisis menggunakan Anova dan uji Duncan.
Hasil Penelitian : Uji organoleptik menunjukkan bahwa pengaruh penambahan tepung daun kelor 5 g, 10 g, dan 15 g terhadap nugget ampas tahu berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur (p=0,00). Begitu pula dengan analisis zat gizi menunjukkan bahwa kadar protein, air dan serat (p=0,001) berpengaruh nyata.
Kesimpulan : Penambahan tepung daun kelor berpengaruh nyata terhadap nilai gizi dan organoleptik nugget ampas tahu terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan zat gizi.
Saran : Disarankan pada saat proses pengukusan menggunakan suhu 1500 C dan waktu pengukusan selama 40 menit, karena dapat menyebabkan tekstur nugget menjadi keras dan warna nugget menjadi tidak baik.
Kata Kunci : Nugget, Ampas Tahu, Tepung Daun Kelor, Organoleptik, Kimia."
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain