SKRIPSI
ASUPAN SERAT DAN CAIRAN TERHADAP KONSTIPASI PADA MASYARAKAT LANJUT USIA DI KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR
ASUPAN SERAT DAN CAIRAN TERHADAP KONSTIPASI PADA MASYARAKAT LANJUT USIA DI KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR
Wirdayana1, Arnisam2
ABSTRAK
Latar Belakang : Konstipasi/sembelit merupakan susah buang air besar, fesesnya yang keras dan
merasa tidak puas saat buang air besar. Makanan rendah serat akan menyebabkan feses menjadi
keras dan kering sehingga mengeluarkan feses dibutuhkan peningkatan tekanan saluran cerna.
Begitupula dengan cairan yang berperan dalam menentukan bentuk dan konsistensi feses. Tujuan
untuk mengukur tingkat hubungan asupan serat dan cairan terhadap konstipasi pada mayarakat
Lanjut usia di Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar.
Metode : Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 68 orang. Variabel penelitian terdiri asupan serat, cairan dengan kejadiankonstipasi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan juni 2019. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan yang diinginkan 95%.
Hasil: Pada lanjut usia asupan Serat kategori kurang yaitu 52,9%, asupan cairan kategori kurang yaitu 47,1% dan yang mengalami konstipasi yaitu 58,8%. Terdapat hubungan asupan serat dengan kejadian konstipasi dengan p value 0.000 (p value 0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan asupan serat dengan kejadian konstipasi pada lanjut usia dan
tidak terdapat asupan cairan dengan kejadian konstipasi pada lanjut usia di Kecamatan Darul
Imarah Aceh Besar.
Saran : Diharapkan bagi petugas tenaga gizi Puskesmas dibagian Poswindu agar dapat memberikan konseling dan penyuluhan tentang pentingnya konsumsi asupan serat dan asupan cairan untuk mencegah terjadinya konstipasi.
Kata Kunci : Konstipasi, Asupan Serat, Cairan
1. Mahasiswa Program Studi D-IV Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
2. Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain