Text
Gambaran Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut pada Penderita DM di Puskesmas Seubadeh Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan
POLITEKNIK KEMENTERIAN KESEHATAN ACEH
JURUSAN KESEHATAN GIGI
KARYA TULIS ILMIAH 2024
GAMBARAN PERILAKU PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI
DAN MULUT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS (DM) DI PUSKESMAS SEUBADEH KECAMATAN BAKONGAN
TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN
ABSTRAK
CUT DEDEK MARLINDA
1
Email: cutdedekmarlinda@gmail.com
1
Mahasiswa prodi Diploma III Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes
Aceh
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah kelainan metabolik yang
ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Kesehatan gigi dan mulut
memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan keseluruhan dan kualitas hidup.
Hasil pemeriksaan awal pada 10 pasien DM di Puskesmas Seubadeh
menunjukkan bahwa kebersihan gigi dan mulut memerlukan perhatian lebih
karena 60% menunjukkan kondisi kebersihan gigi dan mulut yang buruk dengan
skor OHI-S rata-rata sebesar 3,3. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada
penderita DM di Puskesmas Seubadeh. Metode Penelitian: Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan penerapan Total
Sampling pada seluruh populasi penderita DM di Puskesmas Seubadeh yang
berjumlah 31 orang. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan rendah nya
tingkat pengetahuan dan tindakan responden terhadap pemeliharaan kebersihan
gigi dan mulut. 58% responden tidak menyadari kebutuhan menyikat gigi dua kali
sehari, 90% cenderung menunda pengobatan profesional, dan hanya 23% yang
memilih konsultasi ke dokter gigi saat mengalami masalah. Hasil penelitian ini
mengungkapkan kurang baik nya perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan
mulut yang dapat berdampak pada peningkatan risiko komplikasi DM.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat
ketidaksesuaian yang signifikan antara sikap positif terhadap kebersihan gigi dan
mulut dengan perilaku yang sesungguhnya diterapkan oleh penderita DM di
Puskesmas Seubadeh. Meskipun 70% responden memiliki sikap yang baik, hanya
60% yang benar-benar praktik kebersihan gigi dan mulut yang baik, menandakan
perlunya intervensi edukatif untuk mengatasi kesenjangan ini.
Kata Kunci: Kesehatan oral, perilaku menyikat gigi, status kebersihan gigi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain