Text
PENGEMBANGAN FORMULA PMT LOKAL BERBASIS PUDING TEPUNG UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) UNTUK BALITA GIZI KURANG TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI PROKSIMAT
PENGEMBANGAN FORMULA PMT LOKAL BERBASIS PUDING TEPUNG UBI
JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DAN BUAH NAGA MERAH
(HYLOCEREUS POLYRHIZUS) UNTUK BALITA GIZI KURANG
TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI PROKSIMAT
Rizka Masna 1, Aripin Ahmad 2
ABSTRAK
Latar Belakang : Gizi kurang masih menjadi masalah gizi serius di Aceh dengan prevalensi
tinggi (SSGI 2022) akibat kemiskinan, akses pangan terbatas, dan rendahnya edukasi gizi.
Program PMT pemerintah sudah ada, namun efektivitasnya belum optimal. Pemanfaatan ubi jalar
ungu dan buah naga merah dalam bentuk puding dikembangkan sebagai alternatif PMT berbasis
lokal untuk balita gizi kurang.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung ubi jalar ungu dan buah naga merah
terhadap daya terima dan analisis kimia puding.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain Rancangan Acak
Lengkap (RAL) non faktorial yang melibatkan tiga perlakuan dan tiga kali pengulangan (3×3 = 9
percobaan). Variabel yang diamati meliputi uji organoleptik oleh 25 panelis serta analisis
proksimat pada puding ubi jalar ungu dan buah naga merah.
Hasil : Hasil uji organoleptik tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek aroma, warna,
tekstur, dan rasa (P value < 0,05), perlakuan yang paling disukai panelis dari segi uji organoleptik
adalah penambahan tepung ubi jalar ungu 10 gr dan buah naga merah 25 gr. Sementara itu, hasil
uji proksimat menunjukkan bahwa kadar air, abu, lemak, protein, serat, dan karbohidrat tidak
berbeda secara signifikan antar ketiga formulasi (p value > 0,05).
Kesimpulan : Perbedaan formulasi puding (tepung ubi jalar ungu 10 gr, 20 gr, dan 30 gr) tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap karakteristik sensorik tertentu seperti aroma, warna,
tekstur, dan rasa, serta tidak memengaruhi secara signifikan komposisi uji proksimat.
Saran : Disarankan penambahan sumber protein dan mikronutrien pada formulasi puding. Hal ini
bertujuan untuk melengkapi kandungan gizi sehingga produk lebih optimal mendukung perbaikan
status gizi balita.
Kata kunci : Puding, tepung ubi jalar ungu,uji organoleptik, uji proksimat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain