Text
PERBANDINGAN KADAR ANTIOKSIDAN EKTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) BERDASARKAN TINGKAT KEMATANGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH
PERBANDINGAN KADAR ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH PARE ( Momordica charantia L. ) BERDASARKAN TINGKAT KEMATANGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH
ABSTRAK
Buah pare ( Momordica charantia L. ) atau biasa disebut oleh warga sebagai buah peria yang masyarakat yakini bahwa buah pare memiliki rasa yang pahit dengan memiliki banyak manfaat dalam mengobati segala macam penyakit. Beberapa manfaat dari buah pere antara lain sebagai antioksidan, antidiabetes, antibakteri, antifungi, antipiretik, dan antiinflamasi. Khasiat tersebut dikarenakan adanya kandungan senyawa flavonoid, fenolik, vitamin C, alkaloid yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah kadar aktivitas antioksidan buah pare berwarna hijau dan buah pare berwarna hijau kekuningkuningan yang didasari tingkat kematangan menggunakan metode DPPH (2,1diphenyl-1–picrylhydrazil) dengan vitamin C sebagai kontrol positif. DPPH
merupakan senyawa radikal bebas. Penelitian ini diawali dengan pembuatan ektrak menggunakan 33 g simplisia buah pare berwarna hijau dan buah pare berwarna hijau kekuning-kuningan dari 1 kg buah pare. Pengujian dilakukan pada buah pare berwana hijau dan buah pare berwarna hijau kekuning-kuningan dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 20, 40, 60, 80, dan 100 ppm pada masing-masing sampel. Sampel dari tiap konsentrasi akan direaksikan dengan senyawa DPPH, kemudian diukur nilai absorbansinya menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada
panjang gelombang 517 nm. Berdasarkan hasil tersebut aktivitas antioksidan buah pare berwarna hijau dengan nilai IC50 sebesar 182,9 ppm yang dikategorikan lemah, sedangkan buah pare berwarna hijau kekuning-kuningan dengan nilai IC50 sebesar
471 ppm dengan kategori tidak memiliki aktivitas sebagai antioksidan.
Kata Kunci : Pare hijau, Pare hijau kekuning-kuningan, Antioksidan, dan DPPH
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain