Text
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU U DENGAN MOBILISASI PERSALINAN
Abstract:
Pendahuluan:Mobilisasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi partus lama, mengurangi rasa nyeri dan
mempercepat proses persalinan karena dengan berjalan, berdiri ataupun jongkok membantu proses turunnya bagian
terendah janin sehingga mempercepat proses persalinan.mobilisasi dini dan beraktivitas segera mungkin setelah istirahat beberapa jam dan beranjak dari tempat tidur ibu(untuk persalinan normal).Mobilisasi dini (early mobilization) merupakan prosedur supaya secepat mungkin untuk membimbing ibu post partum bangun dari tempat tidur
dan melatih ibu secepat mungkin untuk berjalan.
Tujuan:Penelitian ini memberikan asuhan kebidanan pada ibu U untuk mengajarkan cara mobilisasi dini pada ibu U secara mandiri dengan langkah-langkah yaitu berjalan-jalan ,melalukan miring kanan dan kiri dan berjongkok. Metode
penelitian: penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan
mengekplorasi dan memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ibu U G1P0A0 mulai dari kehamilan
trimester III sampai dengan nifas.
Hasil penelitian: Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ibu U sudah dilakukan mulai dari kehamilan sampai dengan nifas. pada asuhan kehamilan trimester 3 berdasarkan hasil anamnesa di dapatkan ibu mengalami mobilisasi dini menunjukkan setelah di ajarkan melakukan mobilisasi dini , ibu post partus lama sudah bisa miring ,duduk,dan berjalan-jalan.langkah-langkah mobilisasi dini sudah di lakukan sesuai dengan prosedur.
Saran dan Kesimpulan : Mobilisasi dini (early mobilization) merupakan prosedur supaya secepat mungkin untuk
membimbing ibu post partum bangun dari tempat tidur dan melatih ibu secepat mungkin untuk berjalan. Mobilisasi dini
merupakan aktivitas yang harus segera dilakukan ibu setelah melahirkan dengan beranjak dari tempat tidur. Ibu setelah melahirkan disarankan untuk menjalankan latihan-latihan tertentu demi memulihkan kembali jaringan otot genetalia,
melaksanakan aktifitas fisik lebih mempengaruhi kebutuhan
otot kebutuhan oksigen agar melancarkan aliran darahcontohnya otot rahim, kontraksi uterus semakin baik, proses
pengeluaran lochea lanjar sehingga berpengaruh kepada
uterus yang menjadi kecil.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain