Karya Tulis Ilmiah
KESIAPSIAGAAN TENAGA FARMASI DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN PIDIE JAYA
KESIAPSIAGAAN TENAGA KEFARMASIAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN PIDIE JAYA
ABSTRAK
Kabupaten Pidie Jaya rentan terhadap bencana banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, kondisi geografis, dan aktivitas manusia. Banjir memiliki dampak luas, termasuk kesehatan masyarakat, yang dapat mengakibatkan krisis kesehatan. Tenaga farmasi memainkan peran penting dalam penanggulangan bencana dengan menjamin ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat gambaran kesiapsiagaan tenaga farmasi dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan kuesioner yang disebarkan kepada 48 tenaga farmasi di Kabupaten Pidie Jaya. Analisis data menunjukkan bahwa 92% responden dikategorikan siap dalam menghadapi bencana banjir, dengan kesiapsiagaan lebih tinggi pada kelompok umur 26-35 tahun dan mayoritas perempuan. Faktor pelatihan kebencanaan juga berpengaruh positif terhadap kesiapsiagaan. Namun, terdapat 58,3% responden yang di kategorikan tidak siap, terutama terkait dengan ketersediaan bekerja di luar jam kerja rutin dan keterbatasan sarana serta biaya operasional. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan pelatihan dan penyediaan sarana yang memadai untuk meningkatkan kesiapsiagaan tenaga farmasi dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Tenaga Farmasi, Bencana Banjir, Kabupaten Pidie Jaya
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain