Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PAKU LAUT (Acrostichum aureum) DARI KAWASAN GEOTERMAL DAN NON-GEOTERMAL TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PAKU LAUT (Acrostichum aureum) DARI KAWASAN GEOTERMAL DAN NON-GEOTERMAL TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli
ABSTRAK
Paku laut (Acrostichum aureum L) merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Pteridaceae. Tanaman paku laut mengandung beberapa senyawa antibakteri seperti steroid, terpenoid, saponin, flavonoid, fenolik, tanin. Paku laut dapat ditemukan di kawasan geotermal Ie Seum Aceh Besar, daerah ini memiliki suhu dan pH tanah yang lebih tinggi dibandingkan dengan luar kawasan geotermal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun paku laut yang tumbuh di dalam dan luar kawasan geotermal terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 4 perlakuan yaitu aquadest (P0), Ciprofloxacin (P1), ekstrak daun paku laut geotermal (EDPLG) (P2), ekstrak daun paku laut non-geotermal (EDPLNG) (P3), dan masing-masing dengan 6 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun paku laut yang tumbuh di dalam dan luar kawasan geotermal sangat berpengaruh (P=0,000) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan rata-rata diameter zona hambat terbesar dihasilkan oleh EDPLG (10,86 mm) dan berbeda nyata dengan EDPLNG (8,70 mm) dalam mengambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. sedangkan untuk Escherichia coli zona hambat terbesar dihasilkan oleh EDPLG (12,10 mm) dan berbeda nyata dengan EDPLNG (8,23 mm). Ekstrak etanol daun paku laut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
Kata kunci: Acrostichum aureum L, Antibakteri, Geotermal, Staphylococcus aureus, Escherichia coli
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain