SKRIPSI
PENGEMBANGAN SNACK BAR DENGAN CAMPURAN TEPUNG KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas var ayamurasaki) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI PROKSIMAT
PENGEMBANGAN SNACK BAR TEPUNG KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipomoea Batatas var ayamurasaki) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN UJI PROKSIMAT
Cut Maisarah1, Eva Fitriyaningsih2
ABSTRAK
Latar Belakang : Snack bar adalah makanan ringan praktis yang digemari karena kandungan energi dan nutrisinya yang tinggi. Pemanfaatan tepung kacang koro pedang
(Canavalia ensiformis) sebagai sumber protein dan tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var. ayamurasaki) yang kaya antioksidan dan rendah indeks glikemik.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kacang koro pedang dan ubi jalar ungu terhadap uji organoleptik dan uji proksimat pada snack bar.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 3 kali perlakuan dan 3 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan.
Hasil : Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa snack bar dengan perlakuan 30% memperoleh skor warna 3,80 (suka), rasa 3,85 (agak suka), aroma 3,70 (agak suka), dan
tekstur 3,90 (suka). Pada perlakuan 40%, skor warna mencapai 4,00 (suka), rasa 4,10 (suka), aroma 3,95 (agak suka), serta tekstur 4,17 (suka), yang menunjukkan keseimbangan optimal dalam hal rasa, tekstur, dan kandungan serat. Sementara itu, perlakuan 50% memperoleh skor warna 4,09 (suka), rasa 4,00 (suka), aroma 3,85 (agak suka), dan tekstur 4,05 (suka). Berdasarkan hasil uji proksimat, kadar air tertinggi ditemukan pada perlakuan 30% (19,50%), sedangkan kadar air terendah pada perlakuan 50% (18,10%). Kandungan serat tertinggi terdapat pada perlakuan 40% (1,64%), sementara perlakuan 50% memiliki kadar karbohidrat tertinggi (64,03%) serta protein tertinggi (10,40%).
Kesimpulan : Penambahan tepung kacang koro pedang dan ubi jalar ungu (30%,40%, 50%) berpengaruh nyata terhadap rasa, tekstur, karbohidrat, protein, lemak,
serat, dan kadar air, tetapi tidak berpengaruh nyata warna dan aroma snack bar.
Saran : Penelitian lanjutan diperlukan untuk meningkatkan kadar serat dengan menambahkan bahan tinggi serat dan mengoptimalkan teknik pengeringan guna mengurangi kadar air, sehingga menghasilkan tekstur lebih baik dan masa simpan lebih lama.
Kata Kunci : Koro pedang, snack bar tepung ubi jalar ungu
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain