SKRIPSI
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PERUBAHAN ASUPAN ZAT GIZI PADA REMAJA OBESITAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 BANDA ACEH
PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PERUBAHAN ASUPAN ZAT GIZI PADA REMAJA OBESITAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 BANDA ACEH
Novia Dian Purnama1, Junaidi2
ABSTRAK
Latar Belakang: Riskesdas (2013), prevalensi gemuk pada remaja usia 16-18 tahun sebanyak 7,3% yang terdiri dari 5,7% gemuk, dan 1,6% obesitas. Sedangkan Riskesdas tahun 2018 menyatakan prevalensi obesitas (usia diatas 18 tahun) di Indonesia sebesar 21,8%.
Tujuan: untuk melihat Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Perubahan Asupan Zat Gizi
Sebelum dan Sesudah Konseling Pada Remaja Obesitas di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Banda Aceh.
Metode Penelitian: Penelitian bersifat eksperimen dengan desain quasi experimental dan rancangan pretest and posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
murid kelas 1 dan 2 yang kategori status gizinya obesitas yang berjumlah 27 orang dengan
teknik total sampling.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling gizi terhadap
remaja obesitas di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Banda Aceh berpengaruh terhadap perubahan asupan energi (p value = 0,000), protein (p value = 0,016), dan lemak (p value = 0,000) sedangkan untuk asupan karbohidrat tidak terdapat pengaruh konseling gizi terhadap perubahan asupan karbohidrat (p value = 0,050).
Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian konseling gizi terhadap perubahan asupan energy,
protein dan lemak.
Kata Kunci: Konseling Gizi, Asupan Zat Gizi, Obesitas.
1 Mahasiswa Program Studi Diploma IV Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
2. Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh.
Tidak tersedia versi lain