Text
PEMANFAATAN BIJI DURIAN (Durio zibethinus) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Bakteri yang sering dibiakkan untuk pemeriksaan mikrobiologi salah satunya adalah Staphylococcus aureus, yang merupakan bakteri coccus, gram positif, susunannya bergerombol dan tidak teratur seperti anggur. Unsur-unsur yang
dibutuhkan mikroorganisme untuk pertumbuhan meliputi karbon, nitrogen, unsur non logam (sulfur dan fosfor), unsur logam (Ca, Zn, Na, K, Cu, Mn, Mg, dan Fe, vitamin, air, energi). Media yang umum digunakan untuk menumbuhkan bakteri adalah Nutrient Agar. Media Nutrient Agar mengandung pepton, yeast, dan beef ekstrak yang berfungsi sebagai sumber nitrogen dan sumber karbon, serta sumber vitamin. Nutrient Agar tergolong media yang cukup mahal sedangkan kebutuhan pemeriksaan mikrobiologi terhadap media tersebut cukup tinggi, sehingga diperlukan alternatif media yang efektif dan ekonomis untuk pemeriksaan mikrobiologi Biji durian mempunyai komposisi kimia yaitu protein 9,79%,
karbohidrat 30%, kalsium 0,27%, dan fosfor 0,9%. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan biji durian (Durio ziberthinus) sebagai media alternatif terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu terdapat pertumbuhan koloni bakteri Staphylococcus aureus pada media tepung biji durian berukuran lebih kecil media sedangkan pada Nutrient Agar berukuran lebih besar. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa media alternatif dari biji durian dapat digunakan sebagai media alternatif untuk pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Kata Kunci : Pertumbuhan bakteri, Biji durian, Nutrient Agar
Referensi : 8 buku, 14 jurnal
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain