Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET DENGAN STATUS GIZI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK HEMODIALISA DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET DENGAN STATUS GIZI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK HEMODIALISA DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH
Yuyun Amanda¹, Nunung Sri Mulyani²
ABSTRAK
Latar Belakang: Kepatuhan pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dalam menjalani program diet merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, karena jika pasien tidak patuh bisa menyebabkan turunnya status gizi penderita. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan diet dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Meuraxa Banda Aceh.
Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan dengan pendekatan crossectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu pasien hemodialisa di RSUD Meuraxa sebanyak 30 orang. Data primer karakteristik sampel dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, status gizi menggunakan antropometri, kepatuhan diet menggunakan metode Food Recall 3×24 jam. Analisa data menggunakan Uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden tidak patuh terhadap diet energi yaitu sebanyak 53.3%. Sebagian besar responden tidak patuh terhadap diet protein yaitu sebanyak 70.0%. Sebagian besar responden patuh terhadap diet karbohidrat yaitu sebanyak 53.3%. Sebagian besar responden tidak patuh terhadap diet lemak yaitu sebanyak 80.0%. Sebagian besar responden memiliki status gizi normal yaitu 83.3%.
Kesimpulan: tidak ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet energi, protein, karbohidrat dan lemak dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Meuraxa Banda Aceh.
Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, kepatuhan diet, status gizi. "
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain