Karya Tulis Ilmiah
POTRET PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG 1000 HPK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN
"POTRET PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG 1000 HPK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN
Syuha Farhadhita1, Ampera Miko2
ABSTRAK
Latar Belakang: Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, Indonesia mengalami penurunan angka stunting sebanyak 2,8%. Capaian tersebut sesuai dengan
target yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu sekitar 2,7% setiap tahunnya. Sehingga dengan demikian upaya menurunkan stunting sebanyak 14% pada tahun 2024, diharapkan bisa tercapai sesuai dengan target RPJMN yang telah dicanangkan. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan intervensi spesifik stunting yang difokuskan pada masa sebelum kelahiran dan anak usia 6-23 bulan. Pengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan selama periode 1000 HPK sangat penting untuk mencegah stunting. Stunting dapat dimulai sejak janin dalam kandungan dan baru tampak saat anak berusia dua tahun. Nutrisi ibu sebelum, selama, dan setelah kehamilan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengetahuan ibu hamil tentang 1000 HPK dan stunting, dengan fokus pada gizi, ASI eksklusif, MP-ASI, dan pemantauan
pertumbuhan. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan sedang
tentang topik tersebut. Disarankan adanya perluasan pendidikan gizi melalui penyuluhan intensif.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan potong lintang (cross-sectional study). Sampel terdiri dari 30 ibu hamil. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil: Mayoritas responden berusia 26-35 tahun (53,3%), berpendidikan SMA (60,0%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (IRT) (66,7%). Sebagian besar memiliki 1-2
anggota keluarga (53,3%) dan tidak memiliki anak balita (63,3%). Mayoritas menikah di atas 25 tahun (56,7%). Penelitian menunjukkan bahwa 70,0% ibu hamil memiliki
pengetahuan sedang tentang gizi kehamilan dan ASI eksklusif, 56,7% memiliki pengetahuan sedang tentang MP-ASI, dan 90,0% memiliki pengetahuan sedang tentang
pemantauan pertumbuhan anak. Rata-rata pengetahuan ibu hamil tentang 1000 HPK adalah 76,6%.
Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang gizi 70,0%, ASI eksklusif 70,0%, MP-ASI 56,7%, dan pemantauan pertumbuhan anak berada pada tingkat sedang 90,0%, dengan
rata-rata pengetahuan tentang 1000 HPK sebesar 76,7%.
Saran: Perlunya perluasan pendidikan gizi melalui penyuluhan yang intensif berkesinambungan tentang 1000 HPK sesuai tumbuh kembang pada anak dalam upaya
peningkatan pengetahuan ibu.
Kata Kunci: Pengetahuan gizi ibu hamil, ASI Ekslusif, MP-ASI, Pemantauan Pertumbuhan, Pengetahuan 1000 HPK"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain