Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI (Fe) DAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SMA NEGERI 3 BIREUEN
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI (Fe) DAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SMA NEGERI 3 BIREUEN
Siska Pinte Niate1, Nunung Sri Mulyani²
ABSTRAK
Latar Belakang: Anemia disebabkan karena beberapa faktor diantaranya masih rendahnya konsumsi makanan sumber zat besi. Kebiasaan makan remaja terhadap
konsumsi bahan makanan cenderung berdasarkan kesukaan mereka bukan berdasarkan kandungan. Dampak anemia pada remaja putri yaitu menurunnya produktivitas kerja,
pertumbuhan terhambat, tubuh mudah terinfeksi, kebugaran tubuh berkurang, semangat belajar dan prestasi menurun. Tujuan: hubungan asupan zat besi (fe) dan kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian anemia di SMA Negeri 3 Bireuen.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Analitik. Desain penelitiannya adalah Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswi berjumlah 45 orang di SMA Negeri 3 Bireuen. Jumlah diperoleh sampel 33 siswi di SMA Negeri 3 Bireuen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Data asupan besi diperoleh menggunaan food recall dan data kebiasaan diperoleh menggunakan kuesioner. Analisa data dengan menggunakan Uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Siswi yang mengalami anemia sebanyak 42,4%, asupan zat besi pada siswi kurang yaitu 21 orang (63,6%) dan kebiasaan sarapan pagi pada kategori baik sebanyak 72,2%.
Kesimpulan: Ada hubungan asupan zat besi (Fe) dengan kejadian anemia siswi, dan Ada hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian anemia siswi di SMA Negeri 3
Bireuen.
Saran: Diharapkan kepada pihak sekolah untuk dapat memberi edukasi atau pemahaman untuk memperbanyak mengonsumsi makanan yang bersumber dari protein hewani dan
zat besi untuk pencegahan anemia pada remaja putri.
Kata kunci : Kejadian Anemia, Asupan Zat Besi, dan Kebiasaan Sarapan Pagi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain