Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN SEDIMEN URINE PADA MAHASISWA TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS TINGKAT TIGA YANG MENGKONSUMSI MI INSTAN
ABSTRAK
Latar Belakang:Mi instan merupakan makanan cepat saji yang banyak dikonsumsi oleh mahasiswa karena praktis dan murah. Namun, mi instan mengandung berbagai zat aditif yang berpotensi mempengaruhi kesehatan,termasuk kesehatan ginjal. Tujuan Penelitian:Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana gambaran hasil pemeriksaan sedimen urine pada mahasiswa penggemar mi instan.
Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa mikroskopis. Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat tiga yang rutin mengkonsumsi mi instan. Data dikumpulkan melalui analisis
laboratorium terhadap sampel urine untuk mengidentifikasi sedimen anorganik dan organik.
Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki sedimen organik: 21.7% eritrosit, 1.1% leukosit,26.1% sel epitel, dan 21.7%silinder. Dan hasil sedimen anorganik sebagai berikut: 4.3% iplephosphat,
8.7% kalsium oksalat, 4.3% asam urat, dan 4.3% kalsium fosfat.
Kesimpulan:Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa penggemar mi instan memiliki hasil pemeriksaan sedimen urine yang tidak menunjukkan risiko gangguan kesehatan ginjal, baik untuk parameter organik maupun anorganik. Namun, terdapat sebagian kecil yang menunjukkan hasil yang berpotensi mengindikasikan risiko gangguan kesehatan ginjal. Hal ini menyoroti perlunya perhatian terhadap konsumsi mi instan yang berlebihan dan dampaknya pada kesehatan urine.
Kata Kunci: Mi instan, sedimen urine, mahasiswa, kesehatan ginjal, zat aditif.
Sumber: 18 Jurnal, 1 Buku, 2 KTI, 2 Artikel, 14 Skripsi.
Tahun:2018 – 2024.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain