SKRIPSI
PENGARUH PELATIHAN MODIFIKASI RESEP SAYURAN BAGI TENAGA PENJAMAH TERHADAP DAYA TERIMA SANTRI DI PESANTREN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH
"PENGARUH PELATIHAN MODIFIKASI RESEP SAYURAN BAGI TENAGA PENJAMAH TERHADAP DAYA TERIMA SANTRI DI PESANTREN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH
Lidya Rizky, Andriani, MS
ABSTRAK
Latar Belakang: Sayuran merupakan salah satu kebutuhan makanan pendamping darimakanan pokok. Hanya saja konsumsi sayuran di Indonesia sangat terbatas, terlebih pada remaja. Hal ini disebabkan oleh rasa dan tampilan pengolahan sayuran yang kurang menarik. Modifikasi resep pengolahan sayuran diharapkan dapat meningkatkan konsumsi sayuran di kalangan remaja. Untuk meningkatkan konsumsi sayuran dipesantren perlu dilakukan pelatihan modifikasi pengolahan sayuran di kalangan tenaga penjamah makanan.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan modifikasi resep sayuran bagi tenaga penjamah terhadap daya terima santri di Pesantren Darul Ulum Kota Banda Aceh. Metode Penelitian ini menggunakan dua tahap, tahap pertama dilakukannya pengembangan media menggunakan metode Research and Development (R&D) dan tahap kedua menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experiment rancangan one grup pre dan post test. penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan tenaga penjamah makanan tentang pengolahan modifikasi makanan.
Hasil Penyusunan modul pelatihan modifikasi resep sayuran bagi tenaga penjamah menghasilkan modul pelatihan yang digunakan sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pelatihan. Setelah dilakukannya modifikasi resep sayuran didapatkan penurunan sisa makanan habis 0% sebanyak 20 santri (66,6%) Hal ini meningkat dari sebelumnya sisa makanan habis 0% sebanyak 5 santri (16,6%). Tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan memiliki nilai rata-rata 55 sebelum dilakukan pelatihan dan setelah dilakukan pelatihan nilai rata rata yang didapatkan yaitu 79. Hal ini mengalami peningkatan skor sebanyak 24.
Kesimpulan: Hasil uji statistic menggunakan uji paired T test dengan program SPSS didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pada pelatihan pengolahan modifikasi makanan menggunakan modul pelatihan dengan nilai T-test 8,83 dan P-Value 0,000 (P
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain