SKRIPSI
Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Status Gingiva Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Kuta Blang Kabupaten Bireuen
Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Status Gingiva Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Kuta Blang Kabupaten Bireuen
Miftahul Jannah
Email : Jannahm925@gmail.com
Mahasiswa Program Studi D-IV Terapi Gigi, Program Sarjana Terapan,
Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes, Kementerian Kesehatan, Aceh
ABSTRAK
Latar Belatang: Hiperglikemia gula darah tinggi merupakan gejala umum pasien diabetes melitus. Keadaan gingiva dapat dipengaruhi oleh hiperglikemia kronis, yang dapat memperburuk penyakit periodontal dan menyebabkan peradangan. Selain itu, pertahanan tubuh terhadap infeksi termasuk penyakit gusi dapat melemah karena gula darah yang tidak terkontrol. Penyakit awal yang dikenal sebagai gingivitis (radang gusi) dapat berkembang menjadi periodontitis (kondisi lebih serius yang mempengaruhi jaringan pendukung gigi) jika tidak mendapat pengobatan. Peningkatan risiko terjadinya periodontitis terlihat pada pasien diabetes melitus. Risiko masalah gingiva yang lebih rendah dapat dicapai dengan menggunakan insulin atau obat diabetes oral yang secara efektif mengatur kadar gula darah. Penderita diabetes harus menjaga kebiasaan kebersihan gigi yang baik, seperti menyikat gigi dan mengunjungi dokter gigi secara rutin. Penyakit gusi dapat disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk, sehingga meningkatkan risiko timbulnya kalkulus dan plak. Tujuan: Pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Kutablang Kabupaten Bireuen, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana kesehatan gingiva dan kadar gula darah berkorelasi satu sama lain. Metode: Dengan menerapkan pendekatan cross-sectional, penelitian ini merupakan penelitian analitik. Kadar gula darah diukur bila memungkinkan untuk mendapatkan data. Indeks Gingiva digunakan untuk mengevaluasi status gingiva (GI). Dalam penelitian ini, 38 orang berpartisipasi sebagai responden. Pada tanggal 03 – 08 Juni 2024 telah dilakukan penelitian. Hasil Penelitian: Hasil analisis menggunakan uji Chi Square mendapatkan nilai p = 0,001. Kesimpulan dan Saran: Pada individu dengan diabetes melitus, kadar gula darah dan kesehatan gingiva saling berhubungan, menurut hasil penelitian. Agar pasien diabetes melitus dapat memeriksakan kesehatan gigi dan mulutnya, penulis menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kadar gula darah terlebih dahulu baru kemudian dikirim ke klinik gigi.
Kata Kunci : Diabetes melitus, kadar gula darah, status gingiva"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain