Karya Tulis Ilmiah
DAYA TERIMA NUGGET UDANG DENGAN FORMULASI UDANG REBON DAN TEPUNG SAGU
Daya Terima Nugget Udang Dengan Formulasi Udang Rebon Dan Tepung Sagu
Saskia Khairun Nisa
Abstrak
Latar Belakang : Nugget biasanya dibuat dari daging, ayam, sayuran, pisang dan lainlain. Selain itu nugget juga bisa dibuat dari bahan lainnya yaitu udang rebon yang biasanya menggunakan bahan pengikat yaitu tepung. Tepung sagu digunakan sebagai pengikat karena kandungan pati didalamnya yang jika terkena air panas akan membentuk fraksi amilosa. Fraksi amilosa berperan penting dalam stabilitas gel, karena sifat hidrasi amilosa dalam pati yang dapat mengikat molekul air dan kemudian membentuk massa yang elastis. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima nugget udang dengan formulasi udang rebon dan tepung sagu. Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap non factorial (RAL) dengan 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 kali dengan menggunakan uji analisis ANNOVA. Nugget kemudian dilakukan uji organoleptik (rasa, warna, aroma, tekstur) di laboratorium ITP jurusan gizi dengan jumlah panelis 30 orang. Hasil : Penambahan udang rebon sebanyak 50 gram, 75 gram dan 100 gram dengan penambahan tepung sagu sebanyak 75 gram berpengaruh nyata terhadap rasa, warna, aroma dan tekstur nugget udang rebon. Kesimpulan : Penambahan udang rebon sebanyak 50 gram, 75 gram dan 100 gram dengan penambahan tepung sagu sebanyak 75 gram dari segi rasa, warna, aroma dan
tekstur panelis memberikan tanggapan suka, agak suka dan tidak suka. Saran : Disarankan pada saat penggorengan nugget udang rebon api diperkecilkan sehingga tidak menjadi penggosogan.
Kata Kunci : Udang Rebon, Nugget, Tepung sagu, Daya Terima.
Daftar Bacaan : (1983-2018)
Tidak tersedia versi lain