Text
Publikasi Penelitian Mandiri Nasional : Pemberian kompres air hangat dan aromaterapi mawar terhadap penurunan nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif
Abstrak
Latar Belakang: Nyeri pada saat bersalin adalah ketidaknyamanan yang sering terjadi pada ibu. Nyeri yang hebat dapat membuat ibu menjadi stress, tidak nyaman dan kelelahan. Nyeri persalinan berasal dari kontraksi uterus pada kala I persalinan. Banyaknya terapi komplementer yang dapat diberikan kepada ibu bersalin dalam menurunkan rasa nyeri yang dirasakan, salah satunya adalah aromaterapi dan kompres hangat. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kompres air hangat dan aromaterapi mawar untuk menurunkan nyeri pada ibu nbersalin kala I fase aktif. Metode: Jenis penelitian ini quasi eksperimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Jumlah sampel sebanyak 60 ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Langsa Barat, yang dibagi menjadi 2 kelompok 30 orang kelompok kompres hangat dan 30 orang aromaterapi mawar. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 September s/d 28 November 2023. Instrumen yang digunakan lembar observasi yang berisi data responden dan skala nyeri NRS. Kompres hangat diberikan selama 20 menit menggunakan buli-buli di punggung bawah dan aromaterapi mawar sebanyak 4 tetes didalam humiedifer yang berisi air yang diberikan selama 20 menit, intervensi diberikan pada waktu kala I fase aktif. Pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon test untuk melihat pengaruh setiap variable dan uji mann
whitney test untuk mengetahui intervensi mana yang lebih efektif. Hasil: Pemberian kompres hangat dan aromaterapi mawar efektif terhadap penurunan nyeri persalinan pada ibu bersalin kala I fase aktif (p= 0,000) dan kompres hangat dan aromaterapi sama-sama efektif dalam menurunkan nyeri persalinan (p= 0,000). Kesimpulan: Pemberian kompres air hangat dan aromaterapi mawar sama-sama efektif dalam menurunkan nyeripersalinan kala I fase aktif.
Kata Kunci Aromaterapi, nyeri persalinan, terapi komplementer
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain