Karya Tulis Ilmiah
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PELAKSANAAN KONSELING GIZI DI RUANG RAWAT INAP RSUD MEURAXA BANDA ACEH TAHUN 2019
Persepsi Pasien Terhadap Pelaksanaan Konseling Gizi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh
Khalila Junira
ABSTRAK
Latar Belakang : Selama ini pelayanan gizi di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh belum pernah melakukan evaluasi tentang layanan konseling gizi dilihat dari segi persepsi pasien. Proses evaluasi konseling gizi bagi pasien sangat diperlukan karena berkaitan dengan aspek-aspek yang menjadi prioritas utama mencakup sikap konselor, materi, metode, media, dan waktu konseling. Tujuan penelitian mengetahui bagaimana persepsi pasien terhadap pelaksanaan konseling gizi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling yang berjumlah 40 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2019 di Ruang Rawat Inap RSUD Meuraxa Banda Aceh. Pengumpulan data dengan membagikan angket/kuesioner kepada pasien. Analisa data secara deskriptif menggunakan uji univariat. Hasil Penelitian : Sebagian besar pasien menganggap bahwa pelaksanaan konseling gizi yang diberikan di RSUD Meuraxa Banda Aceh sudah baik, dimana konselor sebelum memulai
konseling terlebih dahulu memperkenalkan diri, berperilaku sopan, berpenampilan rapi, mendengarkan keluhan pasien, dan memberikan rasa nyaman pada pasien. Materi yang disampaikan sesuai dengan penyakit yang diderita oleh pasien. Konseling disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi. Sebagian besar pasien mempunyai persepsi yang kurang baik mengenai media konseling, dimana konselor tidak menggunakan media dalam memberikan konseling seperti leaflet, foodmodel dan poster. Persepsi sebagian besar pasien terkait waktu atau
lamanya konseling kurang baik, dimana pasien merasa konseling diberikan dengan waktu yang singkat. Kesimpulan : Sebagian besar pasien mempunyai persepsi yang baik terhadap konselor (95%), materi (100%), metode (97,5%), waktu (80%), dan mempunyai persepsi yang kurang baik (72,5%) terhadap media konseling. Saran : Diharapkan pelaksanaan konseling gizi lebih ditingkatkan lagi terutama tentang
penggunaan media dan waktu konseling gizi.
Kata Kunci : Konseling Gizi, Pelaksanaan Konseling Gizi, Persepsi Pasien.
Tidak tersedia versi lain