Text
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA TERHADAP PASIEN RAWAT JALAN RSUD MEURAXA BANDA ACEH
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA TERHADAP PASIEN RAWAT JALAN RSUD MEURAXA BANDA ACEH
1Zahara, Silvia Wagustina2
1Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Latar Belakang:Penyakit dispepsia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau ulu hati.Pola makan dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian Dispepsia di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian Dispepsia
Terhadap Pasien Rawat Jalan RSUD Meuraxa Banda Aceh.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan case control dan telah dilaksanakan pada tanggal 1 – 5 Februari 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 36 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Food Recall 2x24 jam dan SQ-FFQ dari aspek pola makan dan aktivitas fisik menggunakan
kuesioner PAL. Analisa data menggunakan Uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden dengan Dispepsia beraktivitas fisik ringan yaitu 59,2%. Sebagian besar responden dengan Dispepsia memiliki jumlah asupan yang kurang yaitu 60,7%. Sebagian besar responden dengan Dispepsia mengkonsumsi makanan tepat jenis yang tidak baik yaitu 72,7%. Sebagian besar reponden dengan Dispepsia menerapkan jadwal makan
tidak baik yaitu 64%.
Kesimpulan: Ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian Dispepsia. Ada hubungan pola makan tepat jumlah,tepat jenis dan tepat jadwal dengan kejadian Dispepsia.
Kata Kunci: Aktivitas fisik, Pola Makan, Dispepsia
Tidak tersedia versi lain