Karya Tulis Ilmiah
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
ABSTRAK
Demam merupakan suatu proses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk kedalam tubuh ketika suhu meningkat melebihi suhu tubuh normal yaitu >37,5°C. Bawang Merah (Allium ascalonicum) adalah komoditi holtikultura yang tergolong sayuran rempah, di mana Bawang Merah banyak digunakan sebagai obat tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Komponen fitokimia dari Bawang Merah (Allium ascalonicum) yang mempunyai potensi sebagai antipiretik adalah flavonoid. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa dosis ekstrak etanol Bawang Merah (Allium ascalonicum) dapat memberikan efek antipiretik dan mengetahui pengaruh perbedaan dosis dari ekstrak etanol Bawang Merah (Allium ascalonicum) terhadap penurunan suhu rektal mencit (Mus musculus) yang diinduksi pepton. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam lima perlakuan dan lima kali ulangan yaitu Na CMC sebagai kontrol negatif, parasetamol sebagai kontrol positif dan ekstrak etanol bawang merah dengan dosis 300 mg, 450 mg, 600 mg/kgBB. Pengukuran suhu rektal dilakukan sebelum dan sesudah pemberian pepton dan setelah pemberian ekstrak etanol Bawang Merah yaitu pada menit ke-30; 60; 90; 120; 150; dan 180. Hasil penelitian memperlihatkan pemberian ekstrak etanol Bawang Merah dengan dosis 600mg/kgBB pada menit ke-60 mengalami penurunan suhu rektal yang lebih besar dibandingkan dengan dosis 300 mg/kgBB
dan 450 mg/kg BB selama 180 menit pengukuran. Data dianalisis dengan uji One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji Anova diperoleh P
Tidak tersedia versi lain