Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI ESTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DARI DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini) YANG TUMBUH DALAM KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN ETIL ASETAT DARI DAUN JAMBLANG
(Syzygium cumini) YANG TUMBUH DALAM KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR
ABSTRAK
Daun jamblang diketahui mengandung beberapa senyawa antibakteri diantaranya polifenol, flavonoid, kuinon, saponin, dan tanin. Kandungan senyawa kimia pada suatu tanaman dipengaruhi beberapa faktor antara lain tempat tumbuh, suhu dan Ph tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan etil asetat daun jamblang yang tumbuh di dalam kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan masing-masing 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan etil asetat daun jamblang yang tumbuh dalam kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar berpengaruh (P=0,000) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil uji lanjut Duncan terhadap Staphylococcus aureus menununjukkan rata-rata diameter zona hambat ekstrak etanol daun jamblang yang tumbuh di dalam kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar (12,28 mm) tidak berbeda nyata dengan ekstrak etil asetat dari daun jamblang di dalam kawasan geothermal Ie Seum (11,88 mm). Sedangkan rata-rata diameter zona hambat terhadap Esherichia coli menunjukkan ekstrak etanol daun jamblang yang tumbuh di dalam kawasan geothermal Ie Seum (10,88 mm) berbeda nyata dengan ekstrak
etil asetat dari daun jamblang yang tumbuh di dalam kawasan geothermal Ie Seum (8,76
mm). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya aktivitas antibakteri ekstrak
etanol lebih baik dibandingkan dari etil asetat yang tumbuh di dalam kawasan geothermal
Ie Seum Aceh Besar. Dan juga adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan etil asetat
yang lebih baik dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dibandingkan pada bakteri Escherichia coli.
Kata kunci : Antibakteri, Escherichia coli, geothermal, pelarut, Syzygium cumini,
Staphylococcus aureus
Tidak tersedia versi lain