Karya Tulis Ilmiah
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN ADAM HAWA (Rhoeo discolor L.Her.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI EFEK ANTIPIRETIK EKSTRAK ETANOL DAUN ADAM HAWA (Rhoeo discolor L.Her.) TERHADAP
MENCIT JANTAN (Mus musculus)
ABSTRAK
Demam adalah penyakit yang sering diderita masyarakat di Indonesia. Demam merupakan keadaan tubuh yang memiliki suhu di atas normal yaitu ± 37 C. Adam Hawa (Rhoeo discolor L.Her.) memiliki senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid yang diduga dapat menurunkan demam dengan cara menghambat enzim siklooksigenase terutama enzim siklooksigenase-2 yang terlibat dalam biosintesis
prostaglandin sehingga demam dapat terhambat prosesnya. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan efek antipiretik ekstrak etanol daun Adam Hawa (Rhoeo discolor L.Her.) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) yang telah diinduksi pepton. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang menggunakan
hewan uji mencit (Mus musculus) untuk menguji efek antipiretik pada tanaman Adam Hawa dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu Na CMC (K-), Parasetamol (K+), ekstrak etanol daun Adam Hawa 100 mg/Kg BB (P1), ekstrak etanol daun Adam Hawa 200 mg/Kg BB (P2) dan ekstrak etanol daun Adam Hawa 3 00 mg/Kg BB (P3). Dilakukan pengamatan setiap 30 menit selama 3 jam sebanyak 6 kali dengan mengukur suhu rektal mencit (Mus musculus) putih jantan untuk tujuan mengetahui efek dari tiap tiap perlakuan.
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dengan nilai signifikan (P
Tidak tersedia versi lain