Text
ANALISIS DAYA TERIMA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BISKUIT LABU KUNING KEPADA BALITA USIA 36 - 60 BULAN DI DESA LAMTEUMEN BARAT KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023
ANALISIS DAYA TERIMA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BISKUIT LABU KUNING KEPADA BALITA USIA 36 - 60 BULAN DI DESA LAMTEUMEN BARAT KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023
Sitti Fathiya 1 , Junaidi 2
ABSTRAK
Latar Belakang: Pemberian Makanan Tambahan adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu dan mengandung nilai gizi. Labu kuning memiliki nilai gizi yang cukup tinggi, rendah kalori, mineral, karbohidrat, tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol, kaya serat antioksidan, vitamin A, vitamin C dan vitamin E, biskuit merupakan produk kue kering yang dapat dijadikan sebagai makanan tambahan, daya terima dapat dipengaruhi oleh sifat-sifat sensori pada makanan seperti rasa, aroma, warna dan
tekstur.
Tujuan: Untuk mengetahui daya terima biskuit dengan penambahan labu kuning
sebagai pemberian makanan tambahan pada balita 36-60 bulan di Desa Lamteumen Barat Kecamatan Jaya Baru kota Banda Aceh.
metode penelitian: bersifat eksperimental, dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga di peroleh 9 unit percobaan untuk melihat pengaruh
penambahan labu kuning 10%, 20%,30% terhadap sifat organoleptik biskuit.
penelitian dilakukan secara bertahap yaitu dari, persiapan bahan, percobaan
pengolahan biskuit, pengujian organoleptik biskuit, dan analisis daya terima
produk yang terpilih pada balita menggunakan uji emoji
Hasil: Adanya pengaruh yang nyata penambahan labu kuning 10%, 20%, 30% terhadap uji organoleptik rasa dengan p value 0,003
Tidak tersedia versi lain