Text
PENGARUH PENYULUHAN GIZI TENTANG MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH
PENGARUH PENYULUHAN GIZI TENTANG MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH
Siti Fainurryzky Annisa 1, Erwandi 2
Abstrak
Latar Belakang : Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, menyatakan saat ini Indonesia mempunyai tiga beban masalah gizi (triple burden) yaitu stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro. Masalah gizi yang muncul pada remaja dikarenakan oleh asupan gizi yang belum baik, sehingga
terjadi ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kecukupan gizi yang telah dianjurkan. Salah satu faktor penyebab masalah gizi yang terjadi pada remaja adalah fast food. Berdasarkan hasil survei di beberapa SMA Kota Banda Aceh, terdapat 77% siswa menggunakan smartphone dan 76% tertarik atau senang menggunakan smartphone, sehingga media penyuluhan gizi yang cocok bagi remaja yaitu dengan media video animasi. Penyuluhan gizi dengan menggunakan media video animasi lebih efektif dikarenakan pesan yang disampaikan dapat dikemas secara menarik sehingga akan mudah diingat oleh para penonton, dapat di ulang-ulang, serta tidak terbatas ruang dan waktu. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan gizi tentang makanan cepat saji (fast food) dengan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja di SMA Negeri 3 Banda Aceh.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi dengan menggunakan media video animasi tentang makanan cepat saji terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja di SMA Negeri 3 Banda Aceh.
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasy Eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test design. Jumlah sampel adalah 40 orang. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test.
Hasil : Rata-rata nilai pre-test pengetahuan yaitu sebesar 59,00 dan nilai rata-rata post-test pengetahuan yaitu sebesar 87,00. Terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 28.00. Dan rata-rata nilai pre-test sikap sebesar 64,74 dan nilai rata-rata post-test sikap sebesar 80,01. Terjadi peningkatan sikap sebesar 15.27.
Kesimpulan : Hasil Analisis uji statistik dengan menggunakan uji Paired T-Test diperoleh hasil p-value = 0,000 < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan gizi tentang makanan cepat saji (fast food) dengan menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja di SMA Negeri 3 Banda Aceh.
Kata Kunci : Penyuluhan, Fast Food, Video Animasi, Pengetahuan, Sikap
______________________________________
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi & Dietetika, Jurusan Gizi,
Poltekkes kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain