Text
PENGARUH BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA LITERASI GIZI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA LANSIA DI DESA DRIEN RAMPAK
PENGARUH BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA LITERASI GIZI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA LANSIA DI DESA DRIEN RAMPAK
Rahma Muja Zahra 1, Alfridsyah²
ABSTRAK
Latar Belakang : Masalah gizi pada lansia merupakan rangkaian proses masalah
gizi sejak usia muda yang manifestasinya timbul setelah tua. Berdasarkan data
hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2018) masalah kesehatan lansia yang
sering terjadi saat ini adalah angka penyakit seperti masalah gizi lebih dan
kegemukan yang memicu timbulnya penyakit degenerative seperti penyakit jantung coroner. Namun masalah gizi kurang juga banyak terjadi pada lansia seperti kurang energi kronis (KEK), anemia dan kekurang zat gizi mikro lain.Faktor tersebut berhubungan dengan pola hidup seperti merokok, kurangnya aktivitas fisik dan kurang mengkonsumsi buah dan sayur (Riskesdas 2018). Hal ini menyebabkan masalah kesehatan banyak bermunculan pada lansia. Dan adapun cara meningkatkan penguatan pada program posyandu lansia, dengan memberikan pengetahuan dan edukasi gizi kepada lansia. Edukasi yang diberikan dapat menggunakan media seperti buku saku dalam meningkatkan produktivitas. Fungsi media dalam Pendidikan Kesehatan adalah sebagai alat peraga untuk
menyampaikan informasi atau pesan-pesan tentang kesehatan.
Tujuan : Untuk mengukur pengaruh penggunaan buku saku sebagai media
literasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan pada lansia di desa drien rampak.
Metode : Jenis penelitian ini bersifat quantitative dengan menggunakan desain
quasi eksperimen. Menggunakan rancangan pre test dan post test, penelitian ini
dilakukan di Desa Drien Rampak, Aceh Barat. Pengambilan sampel dengan teknik
purposive sampling. Sampel sebanyak 30 orang lansia. Analisa data menggunakan
uji paired sample T-test dengan SPSS. Data disajikan dalam bentuk tabular dan
tekstular.
Hasil : Setelah dilakukan uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan
lansia sebelum diberikan penyuluhan yaitu 11.13 kemudian setelah diberikan
penyuluhan nilai rata-rata meningkat menjadi 21.43. Hasil statistik terdapat
peningkatan pengetahuan terhadap penyuluhan menggunakan buku saku dengan
p-value 0,004.
Kesimpulan : Penyuluhan dengan menggunakan media buku saku terdapat pengaruh pada lansia di posyandu menunjukkan hasil nilai (P=0,004) yang membuktikan bahwa penyuluhan gizi menggunakan buku saku sangat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan lansia.
Saran : Diharapkan pihak posyandu dan puskesmas agar dapat menggunakan media buku saku untuk memudahkan penyampaian informasi dan peningkatan pengetahuan kepada lansia.
Kata Kunci : Lansia, Penyuluhan Gizi, Buku Saku.
Tidak tersedia versi lain