Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGEMBANGAN BISKUIT FUNGSIONAL DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN TEPUNG IKAN LELE (CLARIAS SP) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK
BALITA
Penanda Bagikan

Text

PENGEMBANGAN BISKUIT FUNGSIONAL DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN TEPUNG IKAN LELE (CLARIAS SP) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK BALITA

Ayuni Rahmadani - Nama Orang;

PENGEMBANGAN BISKUIT FUNGSIONAL DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN TEPUNG IKAN LELE (CLARIAS SP) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK BALITA
Ayuni Rahmadani1, Dr. Aripin Ahmad
ABSTRAK
Latar Belakang: Asupan energi zat gizi kurang dapat mengakibatkan ganggun tumbuh kembang,penyakit infeksi dan kognitif anak. Pemberian makanan tambahan (PMT) berperan penting untuk memenuhi kebutuhan gizi. Pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT merupakan alternatif peningkatan asupan gizi anak. Daun kelor dan ikan lele merupakan salah satu pangan lokal yang mudah ditemukan namun pemanfaatan masih rendah selain itu daun kelor dan ikan lele juga mengandung zat gizi yang baik untuk mengatasi masalah gizi balita seperti sumber protein, vitamin A, vitamin C dan vitamin E sebagai anti oksidan dalam tubuh.
Tujuan : Mengembangkan biskuit tepung daun kelor dan tepung ikan lele terhadap daya terima dan analisis proksimat biskuit tepung daun kelor dan tepung ikan lele.
Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental dengan percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini ialah tepung terigu 250 g, tepung maizena 25 g, telur ayam 2 butir, gula halus 250 g,susu bubuk 85 g, mentega 150 g, margarin 150 g, baking powder 5 g, garam 5 g dan air 50 ml g,tepung daun kelor untuk F1 sebanyak 10 g, F2 20 g, F3 30 g dan tepung ikan lele disetiap
perlakuan sebanyak 85 gr. Pengolahan dan analisis datadilakukan denganmengunakan ANOVA (Analisis Of Varians) dan uji lanjut Duncan.
Hasil : Penambahan tepung daun kelor dan tepung ikan lele pada biskuit berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, tekstur dan aroma. Rata-rata yang paling disukai panelis terhadap warna,rasa, aroma dan tekstur adalah pada penambahan 20 g tepung daun kelor, sedangakan untuk aspek,rasa, aroma dan tesktur panelis tidak menyukai penambahan 30 g tepung daun kelor. Kemudian untuk uji daya terima balita dari 20 orang balita, 13 orang (65%) sangat suka dengan biskuit penambahan 20g tepung daun kelor, 5 orang (25%) suka dan 2 orang (10%) agak suka.
Kesimpulan : Biskuit dengan penambahan 10, 20, 30 g tepung daun kelor dan 85 g tepung ikan lele berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa.
Saran : PMT dengan bahan pangan lokal substitusi tepung daun kelor dan tepung ikan lele dapat dijadikan sebagai alternatif makanan tambahan untuk mencegah balita gizi kurang di masyarakat.
Kata kunci : Biskuit, Balita, Daun Kelor, Ikan Lele, Analisis Proksimat
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi Dan Dietetika, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh


Ketersediaan
#
Pustaka Poltekkes Aceh (612.3) 612.3 AYU p
KTID43123008
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
612.3 AYU p
Penerbit
Aceh Besar : D-IV Gizi., 2023
Deskripsi Fisik
xiii,54 hlm.;lamp 55-72,29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
612.3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Nutrition
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ayuni Rahmadani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGEMBANGAN BISKUIT FUNGSIONAL DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN TEPUNG IKAN LELE (CLARIAS SP) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK BALITA
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?