Text
PENGARUH PENYIMPANAN MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS TERHADAP DAYA TERIMA SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PENGAWET
PENGARUH PENYIMPANAN MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN
EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS TERHADAP DAYA TERIMA SEBAGAI
BAHAN ALTERNATIF PENGAWET
Amelia Nindia1, Abdul Hadi2
ABSTRAK
Latar Belakang: Mie basah memiliki daya simpan yang cukup singkat dan
menyebabkan banyak usaha yang menambahkan pengawet untuk meningkatkan
daya simpannya (Oktiarni, dkk., 2012). Kerusakan mie basah pada umumnya
disebabkan oleh mikroba pada bahan baku yang menyusunnya, yaitu tepung.
Mikroba yang dapat tumbuh pada tepung adalah bakteri, kapang dan Khamir.
Salah satu bahan alternatif pengawet alami yang dapat digunakan pada pada mie
basah adalah kulit jeruk nipis yang terkandung Flavonoid yang dapat menghambat
pertumbuhan bakteri-bakteri pembusuk makanan.
Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyimpanan mie basah dengan penambahan ekstrak kulit jeruk nipis terhadap daya terima sebagai bahan
alternatif pengawet.
Metode: Penelitian ini eksperimental dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 kali. Analisis data dilakukan dengan analisis sidik ragam (Anova) dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan pada pengaruh ekstrak kulit jeruk nipis sebagai bahan alternatif pengawet mie basah.
Hasil: Berdasarkan hasil uji organoleptik mie basah dengan perlakuan J0, J1, J2
dan J3 rata-rata memberikan penilaian tertinggi terhadap warna yaitu J0 (4,00),
aroma yaitu J0 (3,63), tekstur yaitu J0 (3,46), rasa yaitu J0 (3,53). Sedangkan hasil uji Total Plate Count (TPC) rata-rata jumlah mikroba terendah yaitu pada
perlakuan J0 (2,4x105) dan tertinggi pada perlakuan J3 (1,7x107).
Kesimpulan: Pada mie basah dengan perlakuan J0, J1, J2 dan J3 berpengaruh
nyata terhadap uji sifat organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) dan uji Total Plate Count (TPC).
Saran: Sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan tentang perendaman mie basah
pada ekstrak kulit jeruk nipis di atas 1 menit dan pembuatan ekstrak kulit jeruk
nipis sebagai bahan alternatif pengawet dengan meningkatkan jumlah ekstrak
bubuk kulit jeruk nipis di atas 100 gr.
Kata Kunci: Mie Basah, Kulit Jeruk Nipis, Ekstrak, Pengawet.
1 Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh. E-Mail: amelianindia24@gmail.com
2 Dosen Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain