SKRIPSI
HUBUNGAN FAKTOR AIR MINUM DAN SANITASI KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKAL BUAH KECAMATAN SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2022
Hubungan Faktor Air Minum Dan Sanitasi Kesehatan Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Bakal Buah Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam Tahun 2022
Yuslinda 1, Sofia 2
1 Mahasiswa Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan Poltekes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Stunting adalah kondidsi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) kondisi gagal tumbuh pada anak balita du sebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam kurun waktu lama serta terjadinya infeksi berulang.dan kedua factor penyebab ini di pengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1.000 HPK.Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badan menurut umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Faktor Air minum dan Sanitasi Kesehatan Lingkungan Rumah dengan Kejadian Stunting di wilayah kerja puskesmas Bakal Buah Kecamatan Simpang kiri Kota Subulussalam tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah total sampling yaitu sebanyak 78 rumah yang memiliki anak yang mengalami kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara air minum dengan kejadian stunting dengan hasil uji statistic diperoleh p-value = 0,000, dan ada hubungan antara sanitasi kesehatan lingkungan rumah dengan kejadian stunting dengan hasil uji statistic diperoleh p-value = 0,006 di wilayah kerja puskesmas Bakal Buah Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya sanitarian untuk memberikan informasi kesehatan terkait dengan penggunaan air minum yang memenuhi syarat, dan sanitasi yang baik karena daerah yang kondisi sanitasinya buruk, umumnya akan memiliki prevalensi stunting yang tinggi.
Kata Kunci : Air Minum, Sanitasi, Stunting
Tidak tersedia versi lain