SKRIPSI
HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA DI PABRIK KILANG PADI MEUTUAH BARO KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022
HUBUNGAN INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA DI PABRIK KILANG PADI MEUTUAH BARO KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2022
Novita Rahmah1, Nasrullah2
1 Mahasiswa Prodi DIV Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Kebisingan di tempat kerja dapat mengurangi ketenangan kerja, juga mengakibatkan penurunan daya dengar dan akhirnya dapat mengakibatkan ketulian menetap kepada tenaga kerja yang terpapar kebisingan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan terhadap gangguan pendengaran pada pekerja di Pabrik Kilang Padi Meutuah Baro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian dilakukan di Pabrik Kilang Padi Meutuah
Baro. Populasi penelitian yaitu sebanyak 32 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden responden yang diteliti jumlah pekerja dengan intensitas kebisingan < 85 dB yang mengalami gangguan pendengaran normal dan tuli ringan dengan 11 responden (91.7%) sedangkan intensitas kebisingan > 85 dB yang mengalami gangguan pendengaran tuli sedang dan tuli berat dengan 13 responden (6.7%) dengan nilai p (0,006) < α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kebisingan dengangangguan pendengaran pada pekerja. Disarankan epada perusahaan untuk mengadakan penyuluhan dan sosialisasi kepada pekerja akan pentingnya pemakaian alat pelindung telinga saat bekerja di lingkungan kerja yang bising.
Kata kunci: Intensitas Kebisingan, Gangguan Pendengaran Pabrik Kilang Padi
Tidak tersedia versi lain