Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN PEMBERIAN INFORMASI OBAT DENGAN PENGETAHUAN PASIEN HIPERKOLESTEROLEMIA DI PUSKESMAS PEULIMBANG KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2022
ABSTRAK
Hiperkolesterolemia merupakan salah satu gangguan kadar lemak dalam darah, yang mana kadar kolesterol dalam darah ≥200 mg/dL. Kelebihan kolesterol dalam aliran darah menyebabkan terbentuknya plak yang dapat memblokir aliran darah pada pembuluh darah arteri. Meningkatkan kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan mengkonsumsi obat penurun kolesterol. Peningkatan pedoman pengobatan dan peningkatan kepatuhan pasien sangat dipengaruhi oleh intervensi pelayanan kefarmasian yaitu Pemberian Informasi Obat (PIO). Tingkat pengetahuan juga merupakan hal yang perlu diperhatikan terhadap kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian informasi obat dengan pengetahuan pasien hiperkolesterolemia di Puskesmas Peulimbang Kabupaten Bireuen Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu desktitif analitik.
Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hiperkolesterolemia di Puskesmas Peulimbang Kabupaten Bireuen sebanyak 78 jiwa. Teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling. Data diperoleh dengan menggunakan uji statistik ChiSquare. Berdasarkan hasil uji Chi-Square test didapatkan (P=0,013). Dari penelitian ini, 71 responden yang baik dalam menerima informasi obat terdapat 87,3% berpengetahuan baik dan dari 7 responden yang kurang dalam menerima informasi obat nyatanya tingkat pengetahuannya juga kurang yaitu sebanyak 57,1%. Kesimpulannya ada hubungan antara pemberian informasi obat dengan pengetahuan pasien hiperkolesterolemia tentang penggunaan obat antikolesterol, semakin baik pasien menerima informasi obat maka semakin baik pula tingkat pengetahuannya.
Kata kunci : Hiperkolesterolemia, pemberian informasi obat, pengetahuan.
Tidak tersedia versi lain