SKRIPSI
PENANGANAN DISMENORE SECARA NON FARMAKOLOGI DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU PADA REMAJA (LITERATUR REVIEW)
Penanganan Dismenore Secara Non Farmakologi Dengan Pemberian Air Kelapa Hijau Pada Remaja (Literatur Review)
Riska Novalia
1
2
3
,
Nurbaiti
, Novemi
INTISARI
Latar Belakang: Dismenore memberikan dampak terhadap aktivitas fisik remaja, salah satu dampaknya adalah terganggunya aktivitas belajar, hal ini disebabkan karena pada saat mengalami dismenore wanita biasanya mengalami kram bagian bawah perut yang menjalar ke punggung atau kaki dan biasanya disertai gejala gastrointestinal dan gejala neurologis seperti kelemahan umum sehingga banyak remaja yang akhirnya merekamembutuhkan istirahat sehingga mengakibatkan berkurangnya aktivitas sehari- hari. Di Aceh didapatkan 1,07% sampai 1,31% dari jumlah penderita dismenore datang ke bagian kebidanan.
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis berbagai penanganan dismenore non
farmakologi dengan pemberian air kelapa pada remaja melalui literature review.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan studi literature review yang
mengkaji mengenai penanganan dismenore secara non farmakologi dengan pemberian air kelapa hijau pada remaja. Jumlah artikel yang direview yaitu 11 artikel.
Hasil Penelitian: Hasil review artikel menunjukkan penanganan dismenore dengan dosis 330 ml dengan frekuensi 3 kali dalam rentan waktu 4 jam sekali lebih efektif untuk mengatasi nyeri menstruasi.
Kesimpulan: Hasil review 11 artikel bahwa pemberian air kelapa hijau dapat mengatasi nyeri menstruasi (Dismenore) karena air kelapa mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin C untuk mengatasi dismenore pada remaja. Dosis terbaik dalam mengonsumsi air kelapa hijau untuk mengatasi dismenore pada saat menstruasi adalah 330 cc. Frekuensi yang paling tepat untuk mengonsumsi air kelapa hijau untuk mengatasi dismenore adalah 2
kali sehari selama 3 hari.
Saran: Diharapkan remaja putri yang mengalami dismenore agar lebih meningkatkan lagi pengetahuan mengenai pengobatan dismenore dan mengaplikasikannya dengan harapan dismenore dapat berkurang.
Kata Kunci: Dismenore, Air Kelapa, Remaja
Tidak tersedia versi lain